Tampilkan postingan dengan label Gayus Memang Maknyus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gayus Memang Maknyus. Tampilkan semua postingan
1.19.2011

Gayus Divonis 7 Tahun Dan Denda Rp 300 Juta

Gayus Divonis 7 Tahun Dan Denda Rp 300 Juta, terdakwa kasus mafia pajak Gayus Tambunan yang korupsi bermilyar-milyar hanya divonis dan dihukum 7 tahun penjara dengan denda Rp 300 juta. Hal tersebut diputuskan oleh ketua Majelis hakim Albertina Ho di pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera, Jakarta, Rabu (19/1/2011), saat sidang keputusan hukuman untuk Gayus Tambunan.

Namun di sisi lain, Gayus menyebut tuntutan jaksa itu bernuansa balas dendam. Dia memuji majelis hakim yang menghukumnya berdasarkan fakta hukum dan tidak seperti jaksa dan pihak-pihak lainnya yang mencitrakan diri seperti penjahat nomor satu di Indonesia.

Ini baru satu Gayus saja, dan katanya masih banyak Gayus-gayus yang lainnya yang belum kena usut. Selain itu yang masih terhubung dengan kasus Gayus ini masih belum terungkap, gak mungkin Gayus menerima uang sebanyak itu tanpa ada tujuan, pemberi dan yang melindunginya. Sepertinya benang kusut masalah korupsi di negri ini masih belum terurai. Kapan ya Indonesia lepas dari citra negara yang termasuk terkorup di dunia... :)
10.13.2010

Gayus Memang Maknyus

Pasti ada yang merasa kalau judul posting kali ini terasa aneh, saya sendiri tergelitik untuk menulis ini setelah membaca update status fb teman saya yang berbunyi ” Gayus memang maknyus, banyak fulus…” Saya kira memang bener Gayus itu maknyus dan banyak fulus.

Setelah beberapa lama kabar dari pesakitan ini terdengar, sekarang yang bersangkutan sedang menjadi buah bibir lagi karena dikatakan bahwa dia ditemukan sedang menonton pertandingan tenis lapangan dalam turnamen internasional di Bali beberapa waktu lalu. Ko bisa, padahal yang bersangkutan harusnya ada dalam tahanan untuk kasus yang sedang di hadapi.

Kontan saja temuan ini menjadi bahan pembicaraan dan kasusnya sedang diselidiki oleh pihak berwenang. Kasus yang lama belum selesai sudah muncul lagi kasus baru, yang diduga sang Gayus ini menyuap beberapa anggota keamanan untuk kebebasannya dan beberapanya sekarang sedang diperiksa.

Bukan hal aneh atau hal baru kalau uang bisa membeli segalanya dan termasuk kebebasan orang yang sedang terhukum. Wajar kalau Gayus dibilang maknyus, banyak fulus dan pintar akal bulus… sudah itu dermawan pula suka bagi-bagi pulus, biar bisa keluar dengan mulus… ah Gayus… gayus… :)